Suami Ita Susilawati Ternyata Telah Menikahi Gadis Bandung

Dua hari dilacak, POSMETRO MEDAN  (Grup Sumutcyber) akhirnya menemukan keberadaan Hendra Efendi (35), lelaki yang pergi begitu saja meninggal Ita Susilawati (19), saat pernikahan mereka baru berumur 3 bulan, pada dua tahun lalu. Dialah lelaki yang berhasil menikahi kembang asal Dusun IX Kampung Sido Keno Desa Suka Damai Barat, Kec. Pulo Bandring, Asahan, itu -tentu sebelum wajah cantik Ita Susilawati yang belia mendadak jadi sekeriput nenek 70-an tahun sejak 2 tahun terakhir ini.


Ita Susilawati Hendra ditemukan tinggal di Jl. Manggis, Dusun II, Kel. Limau Sundai, Kec. Binjai Barat, Kota Binjai. Ia memang asli orang Binjai. “Ya, ini memang rumah Mas Hendra, saya istrinya, tapi Mas nya nggak ada (di rumah), lagi merantau jarang pulang ke rumah, nggak tahu kapan pulangnya, karena dia baru tadi pagi perginya,” kata seorang wanita, begitu POSMETRO MEDAN menemukan rumah Hendra, usai menanyai sejumlah warga Limau Sundai.


Ternyata, tanpa setahu
Ita Susilawati yang amat menderita usai ditinggal Hendra, lelaki itu malah kawin lagi. Uniknya, wanita yang mengaku isteri Hendra itu, juga bernama Ita. Tapi lengkapnya, Ita Pridanita. Umurnya 22 tahun. Ia gadis Banten yang besar di Bandung. Dialeg Sunda nya sangat terasa saat ngobrol dengan POSMETRO MEDAN.

Saat ditemui, isteri baru Hendra ini juga ditemukan sedang membaca koran POSMETRO MEDAN edisi Sabtu (20/2) lalu, yang di halaman depannya masih memuat kisah ekslusif soal keanehan penyakit
Ita Susilawati, isteri pertama Hendra. Begitu POSMETRO MEDAN ‘tembak langsung’, Ita Pridanita mengaku sudah tahu tentang sosok Ita Susilawati. Itu diketahui dari suaminya, Hendra. Pun begitu, pada Ita Pridanita, Hendra mengaku telah bercerai dengan Ita Susilawati.

Asal Hendra kerja ke luar kota,
Ita Pridanita mengaku tinggal bersama adik iparnya. Ita bahkan mengaku, Hendra adalah cinta pertamanya. Mereka berkenalan di Bandung pada tahun 1997, saat Hendra bekerja sebagai supir lintas propinsi. Hendra dan Ita Pridanita menikah di Bandung pada 2008. Pernikahan mereka telah dikaruniai seorang anak. Anak itu, kata Ita Pridanita, dititip pada orang tuanya di Bandung.

Apa komentar Ita Pridanita soal penderitaan isteri pertama dari suaminya?


“Kalau aku ya Mas, kasihan melihat perempuan itu. Kalaupun bagaimana, kalau dia (Ita Susilawati) masih sayang dengan Mas Hendra, aku siap kok. Biarlah (suamiku) kembali kepadanya. Tapi itu memang pernah aku bilang kepada Mas Hendra agar kasihan melihat istrinya itu, tapi dibilangnya dia nggak mau berpisah dengan aku,” kata Ita Pradanita.


Dia lalu bercerita ke belakang, saat Hendra mengawini
Ita Susilawati, 2 tahun lalu. “Kami menikah di Bandung 2008 silam, anak kami satu tinggal dengan mamakku di Bandung. Dari tahun 97 kami sudah kenal. Dia (Hendra -red) itu kan kerjanya merantau-merantau aja bawa mobil lintaslah. Asal dia ke Bandung, sering ngabari aku. (seperti pada 2008 lalu) Alhamdulillah dia udah dapat jodohnya kan kawin dengan orang Kisaran itu kan (Ita Susilawati).Pas itu aku masih kerja, tahu-tahu entah bagaimana ceritanya di lari ke Bandung karena katanya diusir dengan istrinya (Ita Susilawati) itu. Terus dia di sana (Bandung) menikah dengan aku dan memang dibilangnya juga dengan aku kalau dia udah menikah, terus kubilang kalau memang urusan yang dengan di Kisaran itu udah beres ya udah nggak ada masalah. Dia ngakunya udah cerai,” ungkap Ita Pridanita.

“Dia (Hendra),” sambung
Ita Pridanita, “juga pernah cerita dengan aku. Katanya dia mau datang ke Kisaran (tempat tinggal Ita Susilawati) sana, tapi entah apa yang membuat langkahnya nggak jadi datang ke sana. Katanya, ‘Abang takut dengan orang tua Ita karena pernah diusir, gitu kata abang ke aku. Terus gini dibilang istri Bang Hendra itu dari cerita yang aku dengar, istrinya itu nggak mau ikut dengan Bang Hendra, katanya daripada ikut dengan Bang Hendra lebih baik dia ikut orang tuanya. Aku nggak tahu entah apa masalahnya. Tapi tadi malam aku sholat tahajud, aku berdoa kepada Allah agar disembuhkanlah kiranya penyaki mbak Ita (Susilawati).”

Sementara itu, menyusul Pemkab Asahan telah mengopnamekan
Ita Susilawati di RSU H. Abdul Manan Simatupang (HAMS) di Kisaran, namun hingga kemarin tim medis belum bisa memastikan penyakit yang diderita cewek 19 tahun yang berwajah tak beda dengan nenek 70-an tahun itu. Padahal, sudah 4 scan foto rontgen dilakukan untuk cewek malang itu. Karena itu, Pemkab Asahan berencana membentuk tim medis yang terdiri dari dokter spesialis dan umum.

Hingga kemarin, di sela penyakit aneh terus membuat kulitnya kian keriput hingga kelopak matanya jatuh, Ita Susilawati mengaku terus merindukan suaminya, Hendra Efendi, anak pasangan Rusli dan Rohani yang tinggal di Gg. Manggis, Limau Sunde, Binjai. POSMETRO MEDAN belum memberitahukan temuan soal isteri baru Hendra.


“Sejak sakit anakku selalu merindukan kedatangan suaminya yang tak pernah pulang sejak anakku sakit. Kini anakku sudah dirawat di rumah sakit, tapi penyakit yang diderita anakku ini belum diketahui pasti penyebabnya. Padahal sudah dirongent dan menghasilkan sebanyak 4 scen foto,” ujar Ny. Ramlia, ibu kandung Ita Susilawati, sembari memperlihatkan 4 lembar foto hasil rongent. Berdasarkan gambar hasil rongent, tidak ditemukan penyakit di dalam tubuh Ita.


Seperti kini jadi pembicaraan banyak orang di Kisaran sekitarnya, keanehan pada Ita diyakini akibat serangan guna-guna atau black magic saat dia menjadi kembang di desanya, 3 tahun lalu. Dicurigai, ada seorang lelaki yang sakit hati akibanya cintanya pernah ditolak Ita.


Sebelum dinikahi Hendra saat
Ita Susilawati berumur 17 tahun, cewek kampung ini mengakui banyak menolak cinta sejumlah cowok yang ingin merebut hatinya. Bahkan, pinangan dari seorang cowok di desanya juga pernah dibatalkannya menjelang hari H perkawinan. Orang tua Ita, yang petani, telah membawa cewek ini pada sedikitnya 60 dukun di wilayah Sumut.

Semua orang pandai itu mengaku,
Ita Susilawati diguna-guna dukun sakti yang meminta bantuan jin sakti. Sebelum kulitnya mendadak berubah layaknya nenek-nenek, Ita memang mengaku mendapat mimpi seram. Ia dipatok 2 ular hitam yang besar.

Sumber http://sumutcyber.com/?open=view&newsid=8661

Barita Lainnya:

Wanita 19 Tahun Ini Mendadak Menjadi Tua

Kisah Cinta Romantis : Bertemu Jodoh Ketika Ingin Bunuh Diri

Wanita ini tega membunuh 2 anaknya lalu menyimpannya di dalam freezer selama tiga tahun

Inilah Foto Anak Setan Yang Tertangkap Kamera

Jasa Pembuatan Skripsi Ilegal di Bandung

Korban Anand Krishna Terus Bertambah

Ular Naga Sungai Mahakam Muncul Kembali

Add comment

Komentar harus santun, tidak mengandung SARA dan pornografi
Sebaiknya Klik refresh captcha sebelum menulis komentar


Security code
Refresh

Share on facebook

Share on facebook

MARHABAN YA RAMADHAN

dakdem online mengucapkan maaf lahir dan bathin

selamat menunaikan ibadah puasa

Semoga di bulan berkah ini kita dapat melatih diri menjadi pribadi mulia

dan semua ibadah kita mampu menghapuskan dosa kita

Cari Artikel

Google Custom Search


  • Web
  • www.dakdem.com
  • Ingin Artikel dan Informasi terbaru ?

    Klik Disini untuk Berlangganan

    TopOfBlogs

    NewsFlash

    Kucing Berlafal Allah di Probolinggo Hanyalah Hoax Biasa

    Kucing yang katanya berlafal Asma Allah di Probolinggo ternyata hanyalah kucing biasa. Dari Foto yang ada bahkan tidak ada kemiripan dengan huruf Asma Allah.

    Huruf yang ada hanyalah mirip huruf w tanpa ha, dan kalaupun ada huruf alif, letaknya dibawah. Meskipun kucing tersebut lahir di atas sejadah, darimana mereka mengatakan ini lafadz Allah?. Jadi jelaslah ini cuma hoax

    Read more...
    Copyright © 2010 Media Online berbagi ilmu, informasi, artikel dan Humor. All Rights Reserved.
    Blog Terpopuler Powered by: Indeks Media and Indeks Berita